Apa Bedanya Lantai Kayu Flooring Laminating Dan Parket biasa

Pertanyaan inilah yang seringkali diajukan oleh sebagian orang yang ingin mengetahui apa bedanya lantai kayu flooring, laminating dan parket biasa?

Mungkin anda termasuk salah satu yang ingin tahu lebih detail apa itu parket, apa itu flooring, dan apa itu laminating, semoga artikel ini bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, disini saya akan mencoba membahasnya secara singkat.

Flooring, Laminating, Dan Parket adalah tiga jenis produk dari kayu yang umumnya digunakan untuk pelapis lantai, sebagai alternatif pengganti lantai keramik, lantai granit, ataupun lantai marmer.

Ketiga produk ini merupakan inovasi alternatif bagi yang bosan dengan penggunaan lantai keramik ataupun granit di dalam rumah, atu juga bagi anda yang menyukai kesan alami dengan tampilan kayu di dalam rumah, maka produk lantai kayu inilah solusinya.

Lalu apa Bedanya parket yang flooring, laminating dan parket biasa?

Parket

Parket adalah Bahan untuk lantai yang standarnya terbuat dari kayu asli, bukan kayu tiruan, bukan triplek, bukan HDF, juga bukan lapisan, dibuat dari kayu berbentuk potongan kecil-kecil.

Ukuran parket pada umumnya di produksi mulai dari: tebal 1cm sampai 1,5cm, lebar 2cm sampai 6cm, dan panjang antara 15 hingga 50cm, namun untuk ukuran standar yang di produksi dan di pasarkan secara kontinue, baik itu di dalam negri maupun diluar negri hanya tiga ukuran saja yaitu:

  1. Ukuran : 1,2cm x 5cm x 20cm
  2. Ukuran : 1,2cm x 5cm x 25cm
  3. Ukuran : 1,2cm x 5cm x 30cm

Itulah ketiga ukuran lantai kayu jenis parket yang bisa anda jumpai dengan mudah kapanpun anda membutuhkannya, karena ukuran ini sudah diproduksi dan di pasarkan baik di lokal maupun ekspor sejak dahulu secara terus menerus hingga sekarang.

ukuran parket

Adapun jenis kayu yang digunakan untuk membuat lantai kayu parket umumnya diambil dari beberapa jenis kayu yang sudah teruji memiliki kualitas baik, tahan terhadap kelembaban, tahan terhadap serangan rayap, dan tidak mudah lapuk, maka jenis kayu yang sudah teruji dan paling banyak digunakan antara lain: kayu jati, kayu ulin, kayu Sonokeling, kayu Merbau, kayu kempas, kayu bengkirai, kayu kruing dll.

Flooring

Flooring adalah sama halnya dengan parket, yaitu produk dari kayu berbentuk potongan kecil-kecil, untuk digunakan sebagai pelapis lantai yang sama-sama dibuat dari jenis kayu yang sama, bisa dari kayu jati, kayu ulin, kayu Sonokeling, kayu Merbau, kayu kempas, kayu bengkirai, kayu kruing dll.

Yang membedakan dari kedua jenis produk ini adalah dari segi ukuran, jika ukuran lantai kayu parket sebagaimana telah disebutkan diatas yaitu: tebal 1cm sampai 1,5cm, lebar 2cm sampai 6cm, dan panjang antara 15 hingga 50cm, maka ukuran flooring ini lebih besar dari ukuran tersebut.

Standar dari ukuran lantai kayu flooring antara lain: tebal 1,2cm hingga 18cm, lebar 7cm hingga 14cm, dan panjang antara 20 hingga 120cm, itulah standar ukuran flooring.

Adapun detail ukuran standar dari produk lantai kayu flooring yang di produksi dan di pasarkan secara kontinue, baik itu di dalam negri maupun diluar negri adalah sebagai berikut:

  • Mini Flooring kayu : 1,2x5x20-60cm
  • Flooring Kayu : 1,5x9x30-60cm
  • Flooring Kayu Jumbo : 1,5x12x30-60cm
Kayu Flooring

Laminating Flooring

Bahan untuk lantai yang terbuat dari serbuk kayu dibikin papan dengan cara di press disebut HDF sejenis MDF ( HDF= High Density Fiber). Kemudian salah satu permukaannya di tempel dengan plastik bermotif kayu dengan cara dilaminating. Jadi jenis Laminating ini bukan kayu asli, tapi kayu tiruan.
Parket biasa = adalah sama jenis dengan solid Flooring yang terbuat dari kayu asli. hanya yang membedakan adalah dari segi ukuran.

Setelah memberikan penjelasan tentang perbedaan flooring, laminate dan parket, kami juga akan memberikan sedikit bahasan bahan lantai kayu yang bagus untuk desain interior rumah anda khusus nya untuk ruangan kamar tidur.

Apa bedanya jati, merbau, sono keling. Yang mana yang paling bagus untuk kamar tidur?

  • Kayu Jati warnanya kuning kecoklatan dengan serat kembang,
  • Kayu merbau warnanya Kemerahan dengan serat garis kecil-kecil.
  • Kayu sono keling warnanya hitam dengan serat mirip jati.

Ketiganya termasuk berkualitas tinggi juga disebut kayu keras (Hard Wood) tahan lama dan tahan rayap. Yang membedakan harga sbb;

  • Kayu sono keling paling mahal karena termasuk kayu hutan dan susah didapat.
  • Kayu Jati harganya di bawah Sono keling karena mudah didapat dan banyak yang membudi dayakan.
  • Kayu Merbau, kualitas dan ketahanannya sama dengan dua jenis diatas, hanya harganya lebih murah karena tampilannya tidak sebagus Jati dan sono keling.

Apa yang maksud dengan jati KW 1 atau KW 2.

Jenis Kayu KW 1 dan KW 2= Setiap produksi Lantai Kayu, pasti ada yang hasilnya bagus dan kuran bagus, Dari segi presisi dan dari segi tampilan ada yang berwarna coklat dan warna putih. keduanya disortir. yang paling bagus masuk ke KW.1, yang kurang bagus masuk ke KW.2.

  • Apakah kayu ini ada kemungkinan dirayapi, melengkung karena memuai ?

Ketiga Jenis kayu diatas memiliki kandungan kimia dari alam yang rayap tidak mau makan. tapi bisa memuai jika lantainya terlalu lembab

Untuk anda yang sudah mengenal flooring , laminate dan parket serta jenis kayu apa yang paling bagus mungkin anda tertarik untuk menggunakan lantai kayu di rumah anda. Untuk anda yang ingin memesan dan memasang lantai kayu anda bisa cek dulu harga lantai kayu pilihan anda di halaman berikut ” Harga Lantai Kayu “. untuk pemesanan dan biaya pemasangan anda bisa menghubungi salah satu marketing kami

Save

Save

Save

Save