Dinding Kayu Parket Untuk Mesjid di Bekasi

Memilih dinding kayu parket untuk masjid di Bekasi adalah hal yang menarik. Apalagi selama lebih dari 1 tahun pandemi dan sampai sekarang pandemi masih terjadi di seluruh belahan bumi khususnya di Indonesia. Setelah menjalani masa ini lebih dari 1 tahun, masyarakat di Bekasi sudah mulai terbiasa akan pandemi ini dan mulai beribadah di mesjid terdekat. Pembangunan infrastruktur seperti rumah ibadah seperti mesjid mulai digalakkan lagi.

Tidak hanya pembangunan mesjid baru, perombakan mesjid di Bekasi juga dilakukan oleh masyarakat dengan dana swadaya dari masyarakat sekitar sendiri. Dengan adaya renovasi rumah ibadah agama Islam ini, penggunaan dinding kayu parket untuk mesjid di Bekasi tidak luput jadi incaran desainer mesjid. Bahan kayu yang diolah menjadi lembaran tipis berbentuk segi panjang pipih ini merupakan salah satu bahan finishing yang mampu mengubah kesan mesjid menjadi lebih nyaman.

Desain Dinding Kayu Parket

Jika dicari di internet, banyak desain interior yang menggunakan kayu parket sebagai dinding. Salah satu desain dinding kayu parket yang dapat digunakan yaitu untuk dinding berada di area dinding yang dipandang oleh umat muslim saat mereka melakukan sholat. Ada pula desain untuk bagian depan mesjid menggunakan ornamen ukiran kayu dan dipadu oleh kayu parket. Desain ini cocok digunakan untuk mesjid yang berukuran besar, dimana dinding kayu ukiran berukuran besar dengan bagian atas ditutupi oleh kayu parket sebagai permukaan dinding.

Pembangunan atau renovasi mesjid tidaklah murah. Untuk itu, dana yang dikumpulkan oleh masyarakat menjadi salah satu modalnya meski pemerintah juga terkadang memberikan kucuran dana untuk pekerjaan tersebut. Kayu parket atau kayu lembaran yang digunakan untuk mempercantik pasti lebih mahal dari bahan bangunan lain untuk interior. Namun, dinding merupakan area yang jarang terkena kontak langsung dengan manusia dan tidak seperti lantai, maka umur kayu bisa lebih lama daripada untuk pemakaian lantai.

Tipe Dinding Kayu Parket

Tipe kayu parket untuk dinding biasanya menggunakan tipe kayu parket solid yang tidak terdapat pengunci antara kayu parket. Kayu parket solid untuk dinding interior mesjd tidak membutuhkan kayu berbahan kuat tahan air seperti kayu ulin. Meski kayu ulin juga dapat dijadikan dinding mesjid, namun alangkah bagusnya jika dinding kayu yang pasang pada mesjid terdapat pola serat kayu. Pola serat memberikan kesan alami, sejuk, dan natural.

Kayu yang memiliki serat antara lain kayu jati, kayu merbau, dan kayu bengkirai. Jika dana yang tersedia cukup besar dan hampir tak terbatas, lebih baik menggunakan kayu jati yang sangat kuat, cantik pola seratnya, dan tahan lama. Kayu jati merupakan tipe tertinggi dari kayu-kayu yang dijual di Bekasi. Kayu jati yang diolah menjadi kayu parket sendiri memiliki beberapa kelas. Kelas 1 kayu jati merupakan yang paling keras dan paling mahal di kelasnya. Selain kayu jati, masih aman jika menggunakan kayu bengkirai atau kayu merbau. Harga lebih hemat, namun tetap keras.

Mesjid biasanya didesain menggunakan dinding yang berornamen seperti ukiran kaligrafi. Jika ingin mencoba, kayu ulin atau kayu parket engineered dapat digunakan dilukis atau dipahat sesuai desain yang dibuat. Kayu ulin atau kayu engineered mampu meresap cat dengan baik dan tidak akan membuat cat luntur saat terkena air dalam jangka waktu lama. Untuk memelihara agar dinding kayu parket untuk mesjid di Bekasi selalu awet dan tahan lama.

(Visited 4 times, 1 visits today)
Scroll to Top