lantai kayu outdoor

4 Jenis Lantai Kayu Outdoor Yang Cocok Untuk Hunian

Pada dasarnya lantai kayu memiliki varian tidak hanya untuk indoor tapi memiliki material yang khusus untuk bagian outdoor, lantai kayu outdoor yang cocok yang untuk hunian biasanya menggunakan bahan kayu yang khusus seperti kayu ulin, bengkirai, merbau dan bengkirai.

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa jenis kayu yang dikenal memiliki kualitas baik untuk kebutuhan outdoor. Masing-masing memiliki karakteristik, warna, hingga tingkat kekerasan yang berbeda.

Pada kesempatan ini, kita akan membahas 4 jenis lantai kayu outdoor yang bisa membantu anda dalam mendekorasi bagain halaman rumah atau taman rumah anda lebih indah dan menawan.

1. Decking Kayu Merbau

lantai kayu outdoor

Decking Kayu merbau merupakan jenis kayu keras yang memiliki kualitas tinggi untuk penggunaan outdoor. Kayu ini banyak ditemukan di wilayah Indonesia bagian timur, termasuk Papua, dan dikenal karena struktur kayunya yang padat serta stabil. Karakter tersebut membuat merbau mampu menghadapi perubahan cuaca dengan baik apabila digunakan sebagai lantai luar ruangan.

Salah satu daya tarik utama kayu merbau terletak pada tampilannya. Material ini memiliki warna cokelat kemerahan yang terlihat mewah dan elegan. Serat kayunya juga cenderung tegas dengan pola alami yang memperkuat nilai dekoratif pada lantai kayu. Tidak heran jika merbau menjadi salah satu pilihan favorit bagi pemilik rumah yang menginginkan tampilan natural dengan kesan eksklusif.

Selain memiliki tampilan yang menarik, decking merbau juga dikenal memiliki tingkat kekerasan yang tinggi. Kepadatan seratnya membantu material ini tetap kuat saat digunakan pada area outdoor. Karakter tersebut menjadikan kayu merbau sebagai salah satu jenis lantai kayu outdoor yang mampu menggabungkan aspek estetika dan kekuatan dalam satu material.

Decking Kayu Bengkirai

lantai kayu outdoor

Jenis lantai kayu outdoor berikutnya adalah kayu bengkirai. Material ini termasuk salah satu kayu keras yang cukup populer di Indonesia karena menawarkan keseimbangan antara kekuatan, tampilan, dan nilai ekonomis. Bengkirai berasal dari pohon tropis yang banyak ditemukan di Kalimantan dan telah lama dimanfaatkan sebagai material konstruksi maupun decking outdoor.

Decking Kayu bengkirai memiliki warna kuning kecokelatan yang menjadi ciri khas utamanya. Warna tersebut mampu memberikan kesan hangat dan natural sehingga mudah dipadukan dengan berbagai konsep hunian, mulai dari minimalis hingga tropis. Selain itu, pola seratnya juga terlihat cukup menarik sehingga tetap menghadirkan nilai estetika meskipun digunakan pada area luar ruangan.

Dari sisi karakteristik, kayu bengkirai memiliki tingkat kekerasan yang baik sehingga mampu menghadapi penggunaan dalam jangka waktu lama. Material ini juga dikenal cukup stabil apabila melalui proses pengeringan yang tepat sebelum dipasang. Dengan karakter tersebut, kayu bengkirai menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan sebagai lantai kayu outdoor untuk berbagai kebutuhan hunian.

3. Decking Kayu Keruing

Kayu keruing merupakan salah satu jenis kayu yang cukup banyak digunakan sebagai lantai kayu outdoor di Indonesia. Kayu ini berasal dari pohon keruing yang tumbuh di kawasan hutan tropis Asia Tenggara. Dengan karakter kayu yang cukup keras, keruing mampu menjadi alternatif bagi kebutuhan lantai luar ruangan.

Secara visual, kayu keruing memiliki warna yang bervariasi, mulai dari cokelat muda hingga cokelat kemerahan. Tampilan tersebut dipadukan dengan pola serat yang terlihat alami sehingga mampu memberikan nuansa hangat pada area hunian. Karakter visual inilah yang membuat keruing sering dipilih untuk menghadirkan kesan natural pada desain rumah.

Dari sisi kualitas, kayu keruing memiliki struktur yang cukup padat sehingga mampu menahan beban dengan baik. Material ini juga memiliki tingkat kekuatan yang memadai untuk digunakan pada area outdoor. Dengan proses pengolahan yang benar, kayu keruing dapat menjadi pilihan lantai kayu yang memiliki daya tahan baik sekaligus tetap mempertahankan keindahan tampilan alaminya.

4. Decking Kayu Ulin

Decking kayu ulin menjadi salah satu pilihan terbaik untuk area outdoor karena terkenal memiliki daya tahan yang sangat tinggi. Kayu yang berasal dari Pulau Kalimantan ini memiliki tingkat kekerasan yang luar biasa sehingga sering dijuluki sebagai kayu besi. Kepadatan seratnya membuat kayu ulin mampu bertahan pada berbagai kondisi lingkungan, termasuk area yang sering terkena hujan maupun sinar matahari secara langsung.

Dari segi tampilan, kayu ulin memiliki warna cokelat tua yang memberikan kesan kokoh sekaligus elegan. Seiring berjalannya waktu, warna tersebut dapat berubah menjadi abu-abu alami apabila dibiarkan tanpa lapisan finishing. Perubahan warna ini merupakan proses alami dan tidak memengaruhi kualitas kayunya.

Karakter kayu ulin yang padat juga membuatnya memiliki ketahanan alami terhadap rayap dan kelembapan. Inilah alasan mengapa kayu ulin sering dipilih sebagai material lantai kayu outdoor yang mengutamakan kekuatan dan umur pakai yang panjang. Meski harga kayu ulin relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis kayu lainnya, kualitas yang ditawarkan sebanding dengan daya tahannya.

Pemilihan jenis lantai kayu outdoor sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik kayu yang akan digunakan. Setiap jenis memiliki keunggulan tersendiri, baik dari segi warna, tekstur, tingkat kekerasan, maupun ketahanannya terhadap lingkungan luar.

Kayu ulin dikenal karena daya tahannya yang sangat tinggi, kayu bengkirai menawarkan keseimbangan antara kekuatan dan tampilan, kayu merbau memiliki warna yang elegan dengan karakter kayu yang padat, sedangkan kayu keruing menjadi alternatif yang memiliki struktur kuat serta tampilan alami. Dengan memahami karakteristik masing-masing jenis kayu tersebut, Anda dapat menentukan lantai kayu outdoor yang paling sesuai dengan kebutuhan hunian tanpa mengabaikan aspek kualitas maupun estetika.

Scroll to Top